Wisata Budaya di Indonesia Terpopuler Dan Jadi Incaran Para Wisatawan

Wisata budaya di Indonesia memiliki keberagaman yang sangat unik. Apalagi Indonesia memang Slot 777 terkenal dengan keberagaman budayanya dari Sabang sampai Merauke. Keberagaman budaya ini tidak hanya menarik bagi orang Indonesia saja, bahkan mendapat perhatian juga dari mancanegara. Berbagai bangunan bersejarah, tradisi, hingga atraksi bisa kamu temui di wisata budaya di Indonesia. Bahkan tidak jarang kamu menemui wisata budaya yang lengkap menyajikan pemandangan indah, bangunan bersejarah, hingga atraksi budaya yang mengagumkan.

Wisata budaya di Indonesia bisa menjadi alternatif menikmati liburan yang tentunya sangat berkesan. Selain mendapatkan kesenangan di tempat baru, kamu juga bisa mendapatkan berbagai pelajaran dari budaya yang dilakukan masyarakat setempat.

Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Wisata budaya di Indonesia yang pertama adalah Tana Toraja. Tana Toraja merupakan salah satu obyek wisata budaya yang sudah terkenal di penjuru dunia. Meskipun perlu waktu 8 jam dari Makasar, dijamin perjalananmu akan sangat menyenangkan. Setibanya di Tana Toraja kamu akan disajikan dengan keindahan alam dan bangunan rumah adat dengan konsep arsitektur tradisional yang unik.

Masyarakat Toraja juga terkenal ketat dengan kepercayaan, aturan dan tradisi setempat. Maka saat kamu berkunjung ke Toraja kamu dapat menyaksikan tradisi adat setempat yang bermacam-macam.

Wae Rebo, Flores, Nusa Tenggara Timur

Wae Rebo sebagai salah satu wisata budaya di Indonesia memiliki julukan permukiman di atas awan (1200 mdpl), dan berlokasi tidak jauh dengan Kampung adat Gurusina. Wae Rebo sangat dikenal dengan gaya arsitektural tujuh rumah adatnya yang bernama Mbaru Niang.

Bagi kamu yang berminat untuk mengunjungi desa Wae Rebo kamu harus menuju ke Ruteng terlebih dahulu. Setibanya di Ruteng melanjutkan perjalanan ke desa Denge atau Dintor selama kurang lebih dua jam dan dilanjutkan dengan tracking selama 3-4 jam untuk menuju Desa Wae Rebo.

Pura Uluwatu, Bali

Uluwatu sebagai salah satu wisata budaya di Indonesia merupakan tempat wisata yang komplit. Di tempat ini, kamu bisa melihat matahari tenggelam dari sebuah tebing sambil menyaksikan tari kecak yang sangat keren.

Kamu bisa berkunjung ke Pura Uluwatu dan membeli tiket pertunjukan untuk jam 6 sore. Tentunya menikmati matahari tenggelam yang sangat menakjubkan dengan iringan tari kecak akan membuat liburanmu makin berkesan.

Desa Penglipuran, Bali

Terletak di Kabupaten Bangli, Desa Penglipuran terkenal akan desa wisata yang bersih dan teratur. Salah satu wisata budaya di Indonesia ini berawal dari desa adat dan kini Penglipuran beralih menjadi desa wisata yang bebas di kunjungi oleh wisatawan. Semua bangunan rumah yang ada pada desa Penglipuran memiliki bentuk yang mirip serta penataan yang teratur.

Penduduk asli setempat mampu mempertahankan alam sekitar dan adat istiadat serta tradisi yang terus berlangsung hingga saat ini. Untuk menuju ke desa Penglipuran cukup mudah yaitu sekitar 45 menit dari Denpasar. Setelah puas berkunjung ke desa Penglipuran kamu dapat melanjutkan liburan kamu ke Kintamani atau Gunung Batur yang lokasinya tidah jauh dari desa tersebut.

Loncat Batu, Nias, Sumatra Utara

Tradisi Loncat Batu di Nias tepatnya di Desa Bawamataluo merupakan tradisi andalan di Nias. Tradisi tersebut memiliki makna mendalam bagi laki-laki nias yang sudah memasuki usia remaja. Dapat dikatakan jika loncat batu merupakan pembuktian diri seorang lelaki yang kuat dan perkasa. Maka tak heran jika seorang lelaki yang mampu melewati batu setinggi 2 meter merupakan kebanggaan tersendiri bagi dirinya dan keluarga.

Baca Juga : Tempat Wisata di China yang Wajib di Kunjung

Demi mengucap rasa syukur terhadap keberhasilannya dalam meloncat batu beberapa keluarga disana menyembelih beberapa ekor ternak. Untuk kamu yang ingin menyaksikan tradisi loncat batu sebagai salah satu wisata budaya di Indonesia ini, dari bandara Binaka, Gunung Sitoli, kamu bisa menggunakan mobil atau motor untuk menuju desa Bawamataluo selama kurang lebih 2,5 jam.

Karapan Sapi, Madura, Jawa Timur

Karapan Sapi merupakan ajang pesta rakyat dan sebagai tradisi kebanggan masyarakat Madura. Karapan sapi berlangsung pada ahkir bulan Agustus atau awal bulan September, sedangkan untuk finalnya diadakan pada akhir bulan September atau Oktober.

Biasanya sang pemilik sapi yang akan mengikuti tradisi karapan sapi ini memerlukan dana yang tidak sedikit karena sapi yang akan bertanding memerlukan perawatan dan asupan makanan atau jamu yang berfungsi untuk membentuk tubuh sapi supaya siap bertanding. Untuk kamu yang tertarik menyaksikan salah satu wisata budaya di Indonesia ini, silahkan menuju ke lokasi berlangsungnya karapan sapi yang berada di eks karesidenan, Pamekasan.

Festival Lembah Baliem

Wisata budaya di Indonesia selanjutnya adalah Festival Lembah Baliem merupakan penggambaran tentang perang antara suku Dani, suku Lani, dan suku Yali. Selama festival berlangsung wisatawan disuguhkan mengenai simulasi selama perang. Untuk menikmati festival yang berlangsung selama tiga hari tersebut, datanglah ke lembah Baliem, Wamena pada bulan agustus yang bertepatan dengan tanggal kemerdekaan.

Festival ini biasanya diikuti oleh 40 suku lengkap dengan lukisan wajah dan pakaian adat mereka. Untuk kamu yang sedang berada di Wamena dan waktu yang bertepatan dengan diadakannya festival tersebut sebaiknya mengikuti trip yang disediakan supaya memudahkan akomodasi kamu. Dapat juga kunjungi websitenya baliemfestival.com untuk info lebih lanjut.

error: Content is protected !!